6 Langkah Menyebarkan Virus Cinta Buku Pada Orang Lain

baca buku

Besar tidaknya suatu negara, terlihat dari berapa banyak warganya yang membaca buku.

Hingga saat ini, sudah banyak tumbuh komunitas-komunitas penyebar virus membaca pada generasi muda. Mungkin juga, di antara Anda ada yang sudah cinta buku.

Namun yang menjadi pertanyaan berikutnya, bagaimana menyebarkan virus cinta buku pada orang lain? Padahal, kita semua tahu, manfaat yang diberikan oleh buku, baik pada personal hingga peradaban suatu bangsa. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki langkah teknis untuk menyebarkan virus cinta buku pada orang lain.

Berikut enam langkah yang bisa Anda lakukan untuk menyebarkan virus cinta buku pada orang lain.

Pertama tentukan sasaran

Langkah paling awal untuk menyebarkan virus membaca adalah menentukan sasaran.

Penentuan sasaran di awal, membuat Anda akan siap dengan berbagai kemungkinan yang terjadi. Selain itu Anda akan lebih fokus dan kemungkinan sasaran menerima ajakan Anda lebih besar.

Dikarenakan, masing-masing kategori sasaran, memiliki teknik penyampaian yang berbeda-beda.

Misalnya, sasaran Anda anak-anak muda rentang SMA-kuliah. Tentu berbeda penyampaian dengan rentang usia 30 tahun ke atas.

Dalam hal menentukan sasaran, Anda bisa mulai dari keluarga Anda dahulu/orang yang secara emosional dekat dengan Anda. Bisa adik kandung Anda, adik-adik di sekitar lingkungan Anda/teman satu organisasi Anda.

Kedua dekati secara personal. Cari tahu yang disukai/mimpi sasaran

Setelah Anda menentukan sasaran, langkah selanjutnya dekati secara personal. Hal ini penting, sebab orang akan lebih mudah Anda pengaruhi, ketika mereka memiliki ikatan emosional dengan Anda. Cari tahu yang disukai atau mimpi sasaran Anda.

Mengetahui harapan/mimpi mereka, membuat Anda lebih mudah untuk menyampaikan pesan. Bahwa dengan kontinuitas membaca tiap harinya, mimpi tersebut bisa tercapai.

Banyak sekali tokoh-tokoh dunia yang sukses dengan membaca buku. Salah satunya dua tokoh pendiri Indonesia, yaitu Bung Hatta dan Bung Karno. Mereka berdua, bisa menyelamatkan Indonesia dari penjajahan dan merdeka, berkat kontinuitas mereka dengan membaca buku.

Ketiga tunjukkan bukti riil manfaat buku: pengembangan diri, kesuksesan karier, dan kesehatan

Ketika secara personal Anda sudah dekat dengan sasaran, dan tahu mimpi mereka. Langkah selanjutnnya, Anda tinggal menyampaikan pesan membaca dengan fakta-fakta menariknya.

Sampaikan bukti riil buku bermanfaat bagi kesehatan, pengembangan diri, dan kesuksesan karier.

Pesan seperti ini, akan membuat sasaran, lebih besar tertarik untuk membaca buku. Sebab apa yang dibutuhkan/menjadi mimpi sasaran, bisa didapatkan dengan jalan membaca buku.

Keempat ajak rekreasi ke toko buku, perpustakaan, atau pameran buku

Langkah penting lainnya, berikan sasaran Anda pengalaman nyata, betapa nikmatnya membaca buku. Bisa Anda ajak ke toko buku, perpustakaan, atau pameran buku. Tunjukkan buku adalah sumber untuk mengetahui kehidupan. Buku jawaban dari bagaimana meraih mimpi.

Nantinya secara tidak langsung, emosi sasaran akan terikat dengan tempat tersedianya buku. Sasaran akan tahu dan menyadari bahwa buku itu nikmat serta menyenangkan, dengan melihat orang-orang yang sedang membaca buku.

Persepsi buku yang membosankan dan mengerutkan dahi akan hilang, dengan kegiatan rekreasi seperti ini.

Kelima diskusi buku

Sekali waktu, ajak sasaran untuk diskusi buku. Bisa berdua/bersama komunitas buku di daerah Anda.

Pilihlah tempat diskusi yang nyaman, menyenangkan, dan mendukung untuk aktivitas diskusi.

Kegiatan berdiskusi akan memberikan pengalaman secara langsung, tentang manfaat buku. Orang akan memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas. Serta perbendaharaan kata yang banyak.

Keenam ajak sasaran melihat dunia luar

Langkah terakhir ini penting untuk dilakukan. Dikarenakan berhubungan dengan kesungguhan untuk membaca dan menyebarkannya pada yang lain.

Ajak sasaran untuk melihat dunia luar. Kasih tahu dan kenalkan sasaran, bahwa sebenarnya masih banyak anak-anak Indonesia yang belum beruntung. Belum beruntung dalam hal akses pendidikan hingga kehidupan yang layak.

Kasih tahu, aktivitas membaca buku menjadi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan di atas dan memajukan peradaban suatu bangsa.

Seperti kata, Milan Kundera, penulis asal Ceko berkata, jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya. Maka, pastilah bangsa itu akan hancur dan musnah.

Melalui enam langkah ini, sasaran bukan hanya mencintai buku. Namun akan menjadi penyebar virus cinta buku berikutnya.

2 Comments

Reply