Belajar Public Speaking Secara Langsung dari dr. Gamal Albinsaid CEO Indonesia Medika — Bagaimana perasaanmu jika dekat dengan orang sukses? Terus satu mobil bahkan satu panggung bersama orang tersebut? Apalagi jika orang tersebut berbagi ilmu dan menjadi mentormu? Jelas pasti, kamu akan merasa senang, dan tidak menyianyiakan kesempatan yang ada bukan?

Begitu juga dengan saya. Sabtu (13/6/2015), saya mendapatkan kesempatan untuk belajar terkait public speaking kepada dr. Gamal Albinsaid CEO Indonesia Medika.

Ko bisa? Bagaimana caranya?

Alhamdulillah, berhubung saya sejak Februari 2015 lalu, menjadi volunteer di Indonesia Medika. Kemudian dibidang IMPACT (Indonesia Medika Personality Action) ada program pengaderan public speaker handal.

Program tersebut, terdiri atas pelatihan dan live tutorial speaker. Jadi volunteer, akan diberikan kesempatan melihat secara langsung bagaimana speaker hebat Indonesia Medika beraksi di panggung. Harapan dari tim IMPACT, kegiatan ini akan banyak bermunculan speaker-speaker hebat lainnya.

Kebetulan saat itu, dr. Gamal Albinsaid, mengisi di Mega Hall Al Izzah Kota Batu, Jawa Timur. Malamnya dibuka pendaftaran oleh tim IMPACT, untuk belajar langsung dengan dr. Gamal. Saya pun langsung daftar, mengingat lokasinya di kota saya.

Kemudian, saya juga ingin belajar banyak dari dr. Gamal. Alhamdulillah paginya, diinformasikan oleh Isna, Tim IMPACT, bahwa saya terpilih untuk mendampingi. Rasanya senang banget, bisa satu mobil dan satu panggung bersama beliau.

Selama perjalanan, dari Malang ke lokasi dan kembali lagi, saya berbicara banyak hal dengan dr. Gamal. Mulai tentang public speaking, bagaimana melihat masa depan, hingga loncatan untuk memberi manfaat pada banyak orang. Sejujurnya saya sangat menikmati itu, dan senang bisa tukar pikiran akan banyak hal dengan beliau. Semoga kesempatan itu, datang kembali. Aamiin.

Oleh karena itu, lewat tulisan ini, saya ingin berbagi beberapa hal yang saya dapatkan. Semoga bermanfaat bagi saya, dan pembaca.

Poin-poin penting dari dr. Gamal Albinsaid tentang menjadi speaker andal

Tahukan, bahwa dr. Gamal mendapatkan penghargaan dan menjadi pembicara baik tingkat lokal-internasional? Jadi kesempatan ini benar-benar sangat berharga. Semoga kamu juga bisa mengambil manfaat ya, walau tidak belajar langsung dari beliau. Berikut beberapa poin tentang public speaking dari beliau.

  1. Gunakan dua hal, yaitu cerita dan fakta dalam presentasi. Dua hal tersebut akan saling melengkapi satu sama lain. Cerita, akan membuat pendengar tertarik dan fokus pada kita. Sedangkan fakta, memperkuat apa yang kita sampaikan.
  2. Pada slide awal/saat mau memulai presentasi. Tunjukkan (sampaikan) prestasi/karya yang sudah kita hasilkan. Hal ini akan membuat pendengar lebih respon, dan akhirnya menghargai kita sebagai pembicara.
  3. Jangan fokus pada slide dan presentasi! Fokuslah pada pendengar. Seperti halnya, saat kamu berbicara dengan teman. Mereka akan senang dan respon pada kita, ketika mereka kamu hargai.
  4. Perkuat slidemu dengan tambahan video. Video akan menjadi pelengkap slidemu. Kadang, ia bahkan lebih mengartikan banyak hal secara mendalam, daripada yang kamu bicarakan.
  5. Tambahkan cerita. Cerita tentang fakta yang riil di lapangan, akan semakin memperkuat materi dan respon pendengar. Selain itu, dengan cerita, kamu tidak akan seperti menggurui pendengar.
  6. Kemudian, jangan lupa untuk memperkuat kembali poin-poin dari cerita yang sudah kamu sampaikan. Supaya, pendengar menangkap poin intinya.
  7. Jika ada sampaikan pengalamanmu juga. Sehingga apa yang kamu sampaikan bukan hanya sekadar teori. Hal ini semakin memperkuat materi yang kamu sampaikan dan mereka akan lebih respon denganmu.
  8. Kemudian sesekali sisipkan humor. Hal ini akan mencairkan suasana, dan bisa juga menjadi tanda bahwa kamu santai serta tidak terkesan kaku/gugup.
  9. Kalau biasanya sebelum kamu maju jadi pemateri/presentasikan pasti gugup tuh? Ini tip-tipnya, supaya saat presentasi kamu sukses. Kalau dr. Gamal sendiri, caranya dengan menikmati dan merasakan denyut jantung beliau. Kalau cara yang saya dapat dari guru saya, dengan minum air putih, makan permen, atau menarik lapas dalam-dalam kemudian melepaskannya pelan-pelan sebanyak 3 kali. Terserah kamu mau praktikkan yang mana?

Selain itu, saya juga menangkap pelajaran lain, saat mengikuti beliau menjadi pembicara di Al Izzah Kota Batu, Jawa Timur. Mungkin juga bermanfaat bagimu.

Pelajaran selain public speaking

  1. Sebarkan selalu optimisme, kebahagiaan, dan kebaikan. Saya masih ingat, setiap bertemu dengan dr. Gamal. Beliau selalu bilang pada saya, “Sandi masih semangat?” Pertanyaan sederhana, yang secara tidak langsung menyadarkan saya untuk selalu semangat. Baik dalam hal perbaiki diri, melaksanakan kewajiban, dan mengabdi pada-Nya. Hem, semoga saya selalu semangat berbuat baik pada ortu-orang lain, dan selalu istiqomah di jalan-Nya.
  2. Dua kunci keberhasilan dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat. Yaitu berbakti pada orang tua, terutama ibu dan shalat tepat waktu. Sebab ridha Allah sangat bergantung pada ridha ibu.
  3. Ayo Sandi segera buat buku. Itulah kalimat saat saya berdiskusi sama dr. Gamal. Pernyataan sekaligus motivasi. Walaupun sebenarnya, saya membuat buku, meskipun masih antologi. Karena memang dengan membuat buku, kalau laris, royalti yang kita dapatkan juga lumayan banyak. Terus kebaikannya? Wah luar biasa, terus mengalir selama ilmu yang kita ajarkan terus digunakan. Mantap bukan? Makanya, sekarang ayo kamu segera buat buku juga ya!
  4. Kemudian saya juga dapat nasihat dari beliau. Sandi, kamu sekarang harus sudah mulai memikirkan uang dapat dari mana. Terus, fokuskan passion-mu, jadikan itu sebagai sumber uang dan kebaikan. Alhamdulillah sejak bergabung dengan Indonesia Medika, saya semacam menemukan jalan hidup. Bagaimana seharusnya hidup itu, dan apa hakikatnya. Saya berdoa, semoga kedepan saya terus istiqomah di jalan orang-orang yang menebar kebaikan pada sesama.

Oya, ada satu hal lagi yang kurang, saya pikirkan live tutorial speaker ini. Saya cuma mendampingi dan belajar dari presentasi dr. Gamal. Ternyata tidak? Saya disuruh beliau untuk presentasi juga ke adik-adik SMP dan SMA Al Izzah dengan diberikan waktu sekitar 10 menit.

Wouw, keren bukan? Walau dikasih tahunya tiba-tiba, alhamdulillah saya bisa menyampaikannya dengan baik dihadapan adik-adik. Saat itu, saya menyampaikan tentang manfaat buku dan menulis.

Jadi, jika nanti kamu terpilih menjadi orang yang mendampingi speaker Indonesia Medika.

Siap-siap untuk menjadi pemateri tiba-tiba/dadakan ya? Tapi, santai saja, pengalaman yang kamu dapatkan luar biasa ko. Siapa tahu, dari situ kamu dapatkan pekerjaan jadi pemateri. Keren bukan?

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here