oase di kampung quran bogor
Ilustrasi

Merasakan lagi oase di Kampung Quran Bogor, alhamdulillah…

Saya mengambil buku kecil dan bulpoin ditas kecil warna hitam. Membukanya mencari yang kosong, mulai menuliskan segala gejolak dalam hati, perebutan kata demi kata dalam pikiran, meramunya dengan cepat dan seperti biasa tak mempedulikan keindahan tulisan.

Terpenting saat itu, apa yang saya rasa, telah terukir dikertas putih. Cantiknya, saya akan alihkan ke blog jika ada kesempatan.

Inilah goresan hati, ketika saya berada di antara pecinta Alquran

***

Kenikmatan dekat dengan pecinta oase ilahi. Tenang, damai, dan terus merasa haus.

Tak pernah terpuaskan dengan tiap tetes air segar dariNya. Dalam hati, semoga diri ini dan teman-temanku yang lain satu atap bisa terus dalam lingkaran ini.

BACA JUGA: Jangan Klik! Ramadhan Pertama Saya di Kampung Quran, Puncak Bogor

Teringat selalu petuah guru kami, Aa Gym, bahwa tiap pertemuan tak ada yang sia-sia. Pertemuan ini dengan teman-teman dan beliau—seorang ust yang memiliki sanad Alquran langsung ke Rasulullah—pasti juga demikian. Ada jutaan hikmah yang saya belum mampu kuak.

Semoga, dengan angin yang berhembus menggerakkan tetumbuhan, bertambah pula hikmah yang kami pahami. Aamiin. Oase itu tak akan pernah kering sampai waktu ditentukan.


Pengalaman ketika berkesempatan berkunjung ke Kampung Quran Bogor bersama empat orang teman lainnya.

Peta lokasi Kampung Quran Bogor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here