kampung quran mataqu sandi iswahyudiRindukah dengan lambaian daun di kampung?

Tahukah jika daun satu dengan lainnya itu saling kolaborasi satu sama lain, saling komunikasi, sharing untuk menyajikan keindahan dan kedamaian pada kita?

Bayangkan jika ada satu tanaman di tengah tanah kering, bisakah kita lihat keindahan? Yap, kita masih tetap lihat keindahan, hanya saja lebih banyak tanaman lebih memesona bukan?

Ya, itulah kekuatan jamaah. Kita akan puas berlama-lama memandangi tetumbuhan serta pernak-perniknya di kawasan Kampung Quran MataQu.

Tak lelah dan bosan. Sebab dibalik bunga-bunga yang bermekaran itu ada doa, harapan, dan kesegaran yang akan memberi energi bagi siapa saja yang melewati kumpulan pepohonan.

Kita tinggal gunakan energi yang telah ditransfer tetumbuhan untuk beribadah padaNya. Bekerja dengan semangat menyemarakkan persinggahan para penghafal Alquran dari seluruh penjuru negeri.

Pertanyannya sekarang, apakah kita mau jadi bagian itu? Atau hanya seperti sebagian orang yang bergerak hanya untuk dunia?

Padahal di depan mata tersaji jelas potensi dunia akhirat yang kita bisa raih. Sebagaimana perkataan Ust. Abu Faruq yang saya tangkap, “Niatkan bekerja di sini untuk akhirat, agar apa yang kita lakukan selama ini tak sia-sia.”

Semoga kita selalu dimudahkan olehNya berjuang di sini untuk dunia akhirat. Aamiin

Halaman depan Villa B. Eli (Kamis, 25/10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here