sandi iswahyudi bisnis online

Tahun ini terhitung saya ngeblog sudah dua tahun berjalan. Lewat dunia ini, saya jadi tahu peluang yang lebih besar, yaitu bisnis di dunia online.

Yang setelah saya coba dan bandingkan, penghasilannya alhamdulillah :). Hasilnya lebih besar daripada ngeblog versi saya tentunya. Soalnya saya pernah tahu ada blogger yang dapat penghasilan lebih dari cukup.

Apalagi bagi blogger yang dia fokus ke adsense, hem… mantaplah penghasilan perbulannya.

Kalau saya dari ngeblog penghasilan perbulan tidak tentu, naik turun, gak pasti, kadang satu bulan bisa dapat lebih dari tiga juta, kadang cuma Rp 300.000,- s/d Rp 500.000,-. Bahkan kadang sampai gak ada pemasukan sekali, hehe.

Kalau dari bisnis internet yaitu jualan di toko online, penghasilannya minimal satu jutaan. Kemarin dapat tiga juta dari toko online.

Dari pengalaman ini saya tahu dan sadar, jika bisnis di online sangat prospek dan peluangnya terbuka lebar. Sayang jika kita tidak terjun di dalamnya sebagai pelaku, bukan hanya sebagai konsumen.

Maka ditulisan ini saya ingin berbagi tentang tips dan trik terjun di bisnis online berdasar pengalaman pribadi. Walau pengalaman saya belum setengah tahun. Tapi semoga memberikan manfaat-inspirasi bagi pembaca sekalian, terutama yang ingin/akan terjun di dunia online.

BACA JUGA: (+Video) How To Master Your Habits: Di Buku Inilah, Kunci Tokoh-Tokoh Hebat Sepanjang Sejarah Saya Temukan

Rakyat Indonesia termasuk terbesar di dunia. Pengguna internetnya juga banyak, sayang jika peluang ini tidak kita manfaatkan dengan maksimal.

13 Tips dan Trik Terjun dan Membangun Bisnis Online Bagi Pemula

Pertama cari tahu apa tujuan Anda dan enaknya kerja di depan laptop

Tips paling awal yang Anda harus jawab, sebelum berjalan jauh, cari tujuan kenapa Anda bisnis online. Terus baca di blog, web/lihat di youtube tentang enaknya bisnis online dan kerja di depan laptop.

Dengan mengetahui tujuan, kita akan bisa melewati aral rintang yang ada dan meraih sukses. Atau Anda tidak akan mudah menyerah, jika ada kendala yang berarti.

Kedua pilih produk yang kamu/pasar suka

Setelah Anda sudah tahu tujuan, dan peluang bisnis di internet. Langkah yang harus Anda lakukan memilih produk yang Anda minati/pasar sukai.

Memilih produk yang kita sukai ada positifnya, yaitu kita memiliki energi lebih untuk memasarkan produk itu. Tapi Anda juga harus terbuka dengan kondisi di lapangan.

Ketika produk yang Anda pilih misalnya, tidak disukai pasar, maka Anda harus segera berpindah dan memilih produk yang disukai pasar.

Untuk melihat produk apa yang yang memiliki banyak peminatnya, salah satu cara mudah yang bisa Anda gunakan dengan melihat di marketplace yang ada. Misalnya Tokopedia, Bukalapak, Blibi, Shopee dan lain-lain.

Di beranda awal pasti akan dimunculkan produk-produk yang banyak dicari konsumen. Produk-produk itu bisa Anda jadikan ide untuk jualan.

Ketiga jual produk sendiri, jadi reseller/dropship

Banyak cara menuju roma. Untuk bisnis di toko online, Anda bisa gunakan produk sendiri. Jika tidak punya, bisa jadi reseller atau dropship.

Anda tinggal menimbang-nimbang saja. Poin pentingnya, Anda harus bergerak dahulu. Jangan hanya karena modal misalnya, Anda tidak jadi terjun jadi pebisnis online.

Kata mereka yang telah sukses, langkah awal adalah action aja dulu. Jangan banyak mikir! Takutnya nanti gak jalan-jalan.

Keempat upload produk ke marketplace

Di Indonesia marketplace menjamur. Anda bisa meng-upload produk lebih dari satu marketplace. Saran saya, jika Anda masih pemula, Anda pakai yang pelayanan gratisan saja. Baru jika sudah pengalaman, bisa naik ke premium.

BACA JUGA: (+Video Animasi) Lika-liku Belajar Membuat Video Animasi

Marketplace yang gratis daftar yang saya tahu, Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee.

Foto memiliki kekuatan cukup besar, menarik orang untuk klik. Maka dari itu, gunakan foto dengan kualitas bagus.

Kelima lakukan optimasi

Optimasi ada yang gratis dan berbayar. Kalau yang saya lakukan selama ini di Tokopedia dan Shoppe saya optimasi dengan cara yang gratis aja.

Misal kayak Tokopedia, setiap satu jam sekali kita bisa promosikan satu buah produk kita. Itu nanti ketika kita pilih, dan kita gunakan. Maka produk-produk kita akan muncul di halaman depan.

Sedangkan di Shopee, kita bisa promosi produk supaya muncul di beranda dengan gratis sampai lima produk.

Perbedaan ini, tergantung dari masing-masing marketplace.

Saya gunakan ini, alhamdulillah memberi efek positif. Apalagi jika gunakan yang premium. Tapi jika Anda masih tahap awal/pemula seperti saya, saran saya gunakan yang gratis saja dahulu.

Supaya gak terlalu keluar biaya hehe.

Keenam, maksimalkan dalam pelayanan

Pelayanan bagian terpenting dalam bisnis. Maka Anda harus melayani setiap calon pembeli dengan remah. Jawab pertanyaan dengan sebaik mungkin. Bantu mereka untuk menyelesaikan kebutuhannya.

Biasanya saya akan bantu mereka dengan memberikan beberapa alternatif barang yang saya rekomendasikan untuk mereka.

Kalau misal calon pembeli Anda belum membeli setelah mereka banyak tanya. Gak usah sedih, nanti pasti akan ada gantinya 🙂 .

 

Ketujuh pasang aplikasi marketplace Anda di iOS/android dan usahakan selalu terkoneksi data, walau tidak 24 jam

Karena calon pembeli suka dengan pedagang yang fast respon, maka hal yang gak boleh kita lupakan, memasang aplikasinya di smartphone kita.

Saya sendiri sudah memasang tiga marketplace, yaitu Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee. Masing-masing saya memiliki toko, dengan barang yang berbeda dan ada juga yang sama.

Cara ini sama-sama menguntungkan antara Anda dan calon pembeli. Anda lebih mudah untuk optimasi dan menjawab pertanyaan calon pembeli dengan cepat. Sedangkan calon pembeli butuh sebuah kepastian yang cepat. Jika tidak, mereka akan beralih ke yang lain.

Tapi, yang menjadi permasalahan bagi saya, mungkin Anda juga. Jika penggunaan smartphone dalam kondisi internet on, baterai akan lebih cepat habis. Padahalkan, salah satu faktor yang membuat sukses jualan di online adalah fast respon.

Selain itu smartphone juga gak digunakan buat jualan sajakan? Kayak saya gunakan smartphone untuk komunikasi, baca, dengarkan audio, dan tentu jualan.

Maka kemarin temen bilang, jika tahun ini bocorannya Polytron, perusahaan yang sudah malang melintang di elektronik, akan hadirkan smartphone berkelas dengan kapasitas baterai 2300 mAh dan salah satu kemampuannya fast charging.

Di mana dari baterai kondisi 0% akan mencapai 10% hanya dalam waktu 5 menit. Dan itu bisa digunakan untuk telepon selama 1,5 jam.

Jika mengisi selama 15 menit, baterai sudah terisi sebanyak 30% dan itu bisa digunakan untuk telepon selama 5 jam.

Terus jika diisi selama 40 menit, baterai sudah terisi sebanyak 75%. Sementara smartphone lain hanya mampu mengisi sedikit 25% saja.

Semua ini bisa terjadi karena Polytron membenamkan pada smartphone-nya fitur fast charging yang mampu mengisi daya tahan baterai 2x lebih cepat tanpa mengorbankan umur baterai itu sendiri.

Wouw … kalau si smartphone seperti ini, ya enak memudahkan aktifitas saya tentunya. Dan tentu jualan jadi makin lancar, dan bisnis online lain bisa tetap berjalan.

Soalnya kalau dari pengalaman, pas smartphone saya baterai habis, terus isi lebih dari 5 menit. Tidak bisa bertahan sampai 1,5 jam.

Padahal saat itu Anda calon pembeli yang nanya. Akhirnya, ya… gimana lagi, pertanyaan mereka saya jawab setelah sampai rumah.

Dan kalau dari pengalaman, mereka jarang sekali beli, jika respon kita gak cepat 🙁 .

Jadi kalau nanti smartphone ini muncul, sepertinya bisa memberi solusi dari permasalahan saya nih, sebagai pelapak online dan blogger.

Bagaimana dengan Anda?

Kedelapan jalin komunikasi baik dengan supplier Anda

Bisnis itu sinergi. Apalagi Anda sebagai reseller/dropship. Anda harus menjaga komunikasi yang baik dengan supplier.

BACA JUGA: Ibis Budget Surabaya Airport: Ternyata Begini dalamnya Hotel di Bandara Juanda

Misal lewat sapaan yang baik. Saling menjaga kepercayaan serta mematuhi peraturan yang diberikan oleh supplier.

Jika sudah terjalin dengan baik. Jangan sampai Anda merusaknya! Karena membangun hubungan yang baik itu gak mudah. Apalagi menjaganya.

Kesembilan doa dan sedekah

Rezeki sudah ada yang mengatur. Dan di Islam kita sudah diajarkan, dan sudah banyak yang membuktikan. Jika ingin dapatkan rezeki dari sumber yang gak disangka-sangka, dengan memperbanyak sedekah.

Sisihkan penghasilan Anda untuk disedekahkan/diinfaqkan pada yang membutuhkan. Yakinlah akan janji-Nya. Dan pasti uang Anda tidak akan berkurang, melainkan bertambah, bertambah, dan bertambah.

Kesepuluh, duplikasi

Perbanyak toko Anda, duplikasilah. Bisa dengan barang yang sama/berbeda. Saya sendiri duplikasi toko di Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee.

BACA JUGA: 5 Tips Bagi Anda Supaya Tidak Terjerumus Saat Pertama Kali Pilih Blog Self Hosted

Duplikasi ini, perlu Anda lakukan. Bertujuan untuk perbanyak pintu rezeki, dan antisipasi, jika nantinya di salah satu toko, dibekukan sama marketplace-nya, hehe.

Seingat saya, dua toko saya sudah dibekukan. Alhasil, toko tersebut gak muncul dan gak bisa jualan.

Kesebelasah, terus upgrade ilmu

Jika kita ingin naik kelas, kita harus berani untuk investasi ilmu.

Untuk dapatkan 10 juta tiap bulan, Anda harus investasi ilmu. Jika sudah, Anda harus praktikkan ilmu yang sudah didapat.

Saya sekarang lagi upgrade ilmu toko online dari Om Fahmi Hakim. Saya ikut kelas BOS-nya. Alhamdulillah dengan ikut ini, pengetahuan saya semakin terbuka dan mindset 100 juta dari toko online, sudah ada dikepala.

Tinggal, action, action, action, doa dan sedekah.

Keduabelas gabung di komunitas internet marketing

Lingkungan yang positif, berdampak juga ke kita. Makanya jangan salah pilih lingkungan!

Jika Anda benar-benar ingin terjun dan mendalami dunia internet, tidak ada salahnya Anda gabung di komunitas internet marketing, SB1M namanya. Cek profil lengkapnya -> di sini.

Enaknya gabung di komunitas, kita akan selalu dapatkan energi untuk terus maju. Serta kita akan selalu dapatkan upgrade ilmu.

Ketigabelas, buat web toko onlinemu sendiri

Om Fahmi mengatakan, “Jangan bergantung pada marketplace, karena jika suatu saat ada perubahan yang tidak kita inginkan, kita tidak bisa berbuat apa-apa!”

Misalnya, dulu saat saya masih SMP kalau gak salah. Media sosial friendster booming. Terus sekarang sudah gak ada.

Maka dari itu, ketika kita jualan tergantung marketplace yang ada. Bisa jadi suatu saat nanti mereka menutup layanan misalnya.

Kita pasti akan rugi bukan dan pasti nangis?

Maka membuat web toko onlne sendiri, merupakan investasi jangka panjang. Seperti sekarang, saya lagi bangun toko online saya, mampir ya -> superarloji.net. Ada promo dan barangnya bagus ko ^_^

Walau begitu saya tetap jualan di marketplace, hehe. Kan perbanyak sumber rezeki tambah bagus.

Bagaimana menurut Anda?

Sekian, tips dan trik dari saya tentang terjun di bisnis online bagi pemula. Semoga bermanfaat.

Terpenting, yang perlu kita ingat bersama, action, upgrade ilmu, action lagi, doa, sedekah, dan action terus.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here